Hanya Karena Adzan Subuh, Seorang Muadzin Dianiaya Hingga Mati

Category : Berita

rantau prapat

Rifazo – kasihan ya Seorang netizen ibu-ibu dengan nama Ida Langsa, Jumat (18/12) kemarin memposting foto yang sangat mengerikan dimana terlihat seorang pemuda dengan muka babak belur penuh darah dan leher tergorok.

“Ini kejadian di rantau prapat subuh tadi, beliau mengumandang kan azan, ada org merasa terganggu tidur nya, hingga beliau d aniaya begini. Ya allah lindungilah kami ummat muslim sedunia amiiiin.” Tulis Ida Langsa.

link: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1708359106062566&set=a.1554699171428561.1073741827.100006654797532&type=3&theater

(Rantau Prapat merupakan ibukota Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara)

Banyak netizen yang kaget, memberi komentar dan bertanya kebenaran beritanya.

“Ini sumberberita, dr pengguna fbm, teman dari korban, dia masuk kan ke fb, anak rantau malasya, tunggu saja berita terperinci, md tivi atau media besok, atau nanti malam,” tulis Ida Langsa menjawab beberapa pertanyaan netizen.

“Ya lah dek, su azan kon rayeuk, tanyo pakek mix, jadi awak nyan, merasa tergangu bak di eh ase nyan, nyan kon sidro dek, rame rame d poh,” ujar Ida lagi.

“Sy dapat info yg gorok tetangga nya, karna merasa terganggu dengan suara azan. Beliau sudah meninggal, pukul 10 td pagi,” tambah Ida Langsa di kolom komentar postingannya dengan tak bisa menahan tangis.

“Pelaku sudah di tangkap di rumah nya tadi pagi,” lanjut Ida menambahi info.

Redaksi Piyungan Online berusaha mencari berita terkait di media-media online, searching google, tanya di media sosial, namun sampai Sabtu pagi belum ada juga berita/kejadian yang dituturkan Ida Langsa.

[UPDATE]

Seorang pengurus masjid sekarat digorok orang tak dikenal di dalam masjid Nurul Yakin Dusun Sumber Sari KM 28, Kepenghuluan Balam Sempurna, Inhil, Riau, Kamis (17/12). Hingga kini pelakunya masih belum teridentifikasi. Sementara korban terpaksa dilarikan di Rumah Sakit Rantau Parapat untuk mendapatkan perawatan atas luka serius.

Seperti dikutip dari Pekanbaru MX (Group JPNN), bahwa korban Darwin Lubis selaku Nazir Masjid ditemukan terkapar berlumuran darah di dalam masjid sekitar pukul 05.15 WIB, ketika warga baru saja usai menunaikan salat subuh.

Sontak saja hal ini membuat heboh jamaah yang menyaksikan tubuh Nazir Masjid itu terkulai tak berdaya. Warga sekitar langsung memberi pertolongan, menyelamatkan korban ke Klinik Claudia Bahtera Makmur untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, akibat luka bacokan di sekitar bagian kepala yang mengalami luka serius, korban selanjutnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Rantau Prapat, Sumatera Utara (Sumut).

Kapolsek Bagansenembah Kompol Dody Harja Kusuma SH SIK MSi mengatakan, penganiayan tersebut dilakukan pelaku dengan cara menggorok leher korban dengan benda tajam dan pelaku masih dalam penyelidikan.

Sponsored Ad

Related Posts